Selasa, 21 Februari 2012

Modifikasi Mazda RX-8

Aplikasi turbocharger pada mesin kendaraan yang mengusung sistem rotary pada umumnya memang mangalami tingkat kesulitan tersendiri, berbeda dengan penerapanya pada kendaraan lainya yang bisa dibilang jauh lebih untuk diterapkan.
Layaknya Mazda RX-8 lansiran 2005 ini, yang merupakan hasil garapan workshop modifikasi Rosella  Autodesign di kawasan Pluit – Jakarta Utara. Akibat kalap akan dunia modifikasi mesin dan mengidamkan suatu performa handal dari power mobilnya ini, akhirnya sang pemiliknya pun pasrah meyerahkan RX-8 kesayanganya itu untuk di oprek sesuai dengan keinginanya, yaitu membenamkan turbocharger.Seakan menjadi suatu tantangan, Rosella pun menjawab dengan mengarap kendaraan ini sesuai keinginan pemilik. Sentuhan tangan handal Victor selaku dedengkot dari Rosella serasa tak ragu menyentuh sektor dapur pacu mobil berkelir hitam klimis ini. Sebagian besar instalasi pendongkrak tenaga mesin disematkan dalam dapur pacunya yang menggunakan produk bolt-on keluaran GReddy, pasti rata-rata pengila kecepatan sudah pasti tau nama produk ini kan … Sedangkan tampilan eksteriornya telah menggunakan jubah Mazda Speed yang kian mendongkrak tampilannya.Awal pengarapan terfokus pada sektor mesin, maklum mobil yang sempat manjadi icon para pecinta kecepatan bahkan pernah meramaikan dunia modifikasi lewat salah satu film fantastis bertemakan kebut-kebutan ini memang memiliki kekuatan di sektor engine selain tampilannya yang memang sudah beraromakan sport.

Tanpa adanya masalah yang berarti, piranti turbocharger GReddy Turbo kit bolt-on yang memang diinginkan pemilik pun segera di tempelkan pada mesin rotary Mazda RX-8 ini, yang lalu kemudian ditunjang lagi dengan GReddy blow off type RZ. Tak hanya itu guna mengejar kesempurnaan dalam performanya, beberapa apparel lainnya yang masih menggunakan produk GReddy pun tak lupa disematkan oleh workshop Rosella ini.
Mengimbangi porsi besar pada mesin rotarynya, maka tak salah bila instalasi GReddy ground wire turut dibenamkan guna memberikan suplai aliran arus listrik yang stabil. Tak hanya itu saja, kelebihan adanya piranti ini juga dinilai cukup baik karena dapat memaksimalkan sistem grounding dengan adanya plat gold platednya. Sedangkan urusan suplai bahan bakar telah dimaksimalisasikan lagi dengan pemasangan fuel pump keluaran Wallbro. Berikutnya adalah di sektor gas buang, guna memberikan kesempurnaan mesinya, maka tak salah bila Victor menempelkan knalpot bolt-on GReddy Spectrum Elite yang disambungkan dengan exhaust sistemnya. Alhasil … raungan mesin pun terasa gahar …
Rasanya tak sah bila semua komponen yang telah terpasang tadi tidak di maksimalisasikan kembali alias di seting ulang. Karena itu Victor pun segera menyeting kembali dengan menggunakan peralatan khusus dari GReddy. Hasilnya pun terbilang cukup sempurna, dan pastinya mendongrak jauh dari power standarnya … hmmm hal itu sudah cukup terbayangkan bukan, dengan segala piranti yang disematkan dan juga tangan handal yang mengerjakanya …

Eksterior : Body Kit Mazda Speed, Pelek SSW  Stamford 19”, Falken FK455 R 19, GReddy big brake kit 6 po, GReddy coilover kit. Interior : GReddy boost controller, GReddy infometer Touch, GReddy full auto timer, GReddy EDFC for coilover. Audio : Venom. Engine : GReddy bolt-on turbo kit, GReddy blow-off type RZ, GReddy radiator cap, GReddy oil cap, GReddy oil catchtank, GReddy Spectrum elite exhaust bolt-on, fuel pump Wallbro.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Free Car Cursors at www.totallyfreecursors.com